2. Prinsip Kerja Rangkaian Kontrol Kecepatan Motor[kembali]
Pada Optocoupler Arus listrik yang mengalir melalui IR LED akan menyebabkan IR LED memancarkan sinyal cahaya Infra merahnya. Cahaya Infra Merah yang dipancarkan tersebut akan dideteksi oleh Phototransistor dan menyebabkan terjadinya hubungan atau Switch ON pada Phototransistor. Terminal Basis (Base) Phototransistor merupakan penerima yang peka terhadap cahaya. Setelah itu, dari Optocoupler tersebut, berupa perintah (1 atau 0) yang akan dihubungkan ke pin TX (Mengirim/Transfer) pada pin 1 di Arduino UNO.Pada Arduino UNO, sudah dibuat program untuk menggerakkan Motor DC (FAN DC) dan menampilkan karakter di Dot Matrix. Pada pin 2,3,6, & 7 di Arduino UNO dihubungkan ke Driver Motor (L293D), L293D fungsinya untuk mengkontrol motor. Selanjutnya, pada IC MAX7219 adalah IC yang berguna sebagai driver antarmuka antara mikro-kontroller dengan Dot Matrix 8 x 8, Diperlukan satu buah resistor eksternal untuk mengatur arus untuk semua LED. Untuk pin dataPin yang berguna untuk mengkontrol pin-pin yang tersambung, pada pin LOAD (ChipSelect) guna menghasilkan Sinyal kontrol dan pada pin CLK (Clock) fungsinya menyediakan informasi timing. Ketiga pin tersebut dihubungkan ke Arduino UNO. dan pada pin yang lainnya seperti pin (8,5,10,3,7,6,11,2,22,17,15,21,23,20,16,14) pin-pin tersbut di hubungkan ke Dot Matrix. Sehingga output yang akan dihasilkan nantinya adalah apabila instruksi awal yaitu logika "1", maka outputnya ialah motor jadi bergerak dan tampilkan di Dot Matrix berupa karakter "Berputar", kalau instruksi awalnya "0", maka outputnya ialah motor akan berhenti dan tampilan di Dot Matrix berupa karakter "mati".
File Video Rangakaian Kontrol Kecepatan Motor - Download
File Program Arduino - DownloadFile HTML - Download
Tidak ada komentar:
Posting Komentar